Naga

Naga
The Little Dragon

Minggu, 29 April 2012

Perkenalkan, Kami ini Muslim.

Assalamu’alaikum warrahmatulahi Wabarakattuh.
Perkenalkan, Kami ini Muslim.
Islam adalah nama agama kami. Artinya adalah “selamat” atau “tunduk patuh.” Kami telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah semata. Anda tidak tahu ilah? Ilah adalah sesuatu yang diharapkan, ditakuti, dicintai, dan dipatuhi oleh manusia. Itulah pernyataan loyalitas yang kami ulang sedikitnya sembilan kali dalam sehari semalam.
Kami adalah manusia yang merdeka. Merdeka dari desakan hawa nafsu. Tidak mudah, tapi kami selalu berusaha untuk tetap loyal pada satu-satunya ilah kami. Kami bukan termasuk orang-orang yang tunduk pada keinginannya pribadi. Kami juga tidak tunduk pada godaan kesenangan badani belaka. Kami merdeka karena tunduk pada Allah semata.
Bagi kami, tidak ada yang absolut kecuali Allah. Kami tidak mengutak-atik Kitab Suci kami, bahkan tidak berani sekedar untuk menambah satu kata atau huruf baru ke dalamnya. Kami tidak berani untuk berpikir bahwa kami lebih tahu urusan kami sendiri. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyelesaikan segala urusan kami. Kami berani di hadapan manusia dan takut di hadapan Allah, lantang di hadapan diktator dan menyerah tanpa syarat di hadapan Allah. Jangan bingung. Ini hanya masalah menempatkan diri pada kedudukannya yang benar.
Kami ini Muslim.
Anda tahu siapa kami? Kami adalah umat yang selalu menimbulkan rasa cemas kepada mereka yang diliputi dengki. Kami menyuruh putri-putri kami berhijab, dan hal itu membuat semua orang khawatir.
Padahal mereka tidak ragu melepas putri-putri mereka dengan pakaian minim hingga larut malam. Ah, mereka hanya takut, karena kaum perempuan Muslim hidupnya lebih menyenangkan. Mereka takut semua perempuan akan mengikuti jejak putri-putri kami.
Agama kami memang tidak pernah menyelisihi fitrah. Semuanya sesuai dengan karakter dasar manusia. Mereka menutup aurat bukan karena terpaksa, melainkan karena memang demikianlah yang baik bagi mereka. Tanyakanlah pada putri-putrimu, bukankah hari-hari mereka dilalui dengan penuh kekhawatiran karena mata lelaki yang selalu sigap menangkap apa-apa yang sesuai dengan syahwatnya? Tanyakanlah pada kaum perempuanmu, bukankah hidup mereka penuh dengan penyesalan karena selalu disusahkan oleh para pria hidung belang? Ah, tidak perlu dijawab. Kami sudah tahu jawaban jujurnya.
Jangan heran jika kami enggan menyentuh minuman beralkohol, karena Allah memang tidak menghendaki hamba-hamba-Nya melakukan perbuatan-perbuatan yang bodoh seperti lazimnya orang mabuk. Semua hukum yang susah payah dirumuskan oleh negara-negara Barat untuk menghindari ekses negatif dari minuman keras hanya teori usang. Cukup sebuah ayat dalam Al-Qur’an, maka kami pun menjauh darinya. Inilah bukti ketundukan kami.
Mengapa kalian bingung menyaksikan kami shalat lima waktu setiap harinya? Justru kamilah yang bingung melihat kalian begitu jarang meluangkan waktu untuk Tuhan.
Anda pikir shalat itu mempersulit hidup kami? Demi Allah, kami tidak membasuh kepala kami dengan wudhu dan tersungkur dalam sujud kecuali untuk mendapatkan manisnya iman.
Kami paham jika Anda tidak mengerti. Rasa manis hanya dipahami oleh mereka yang memiliki lidah. Iman hanya dimengerti oleh mereka yang bersedia untuk tunduk.
Kalian yang tidak memahami lezatnya iman tidak akan mengerti tujuan hidup kami. Kami hidup hanya untuk mati. Semua manusia begitu, tapi sedikit yang mau mengakuinya. Kenyataannya semua manusia akan mati. Bedanya, kami memiliki tujuan yang pasti, dan kami yakin pada petunjuk arah yang terpampang di depan mata.
Kami tidak takut mati, karena mati itu keniscayaan. Tidak ada bedanya mati sekarang atau tahun depan. Yang menjadikannya beda hanyalah caranya. Kami adalah kaum yang akan maju berdesak-desakan ketika pintu menuju syahid terbuka.
Anda tidak paham? Tentu saja, karena Anda tidak memiliki kerinduan kepada akhirat.
Siapa pun boleh menyangkal, tapi kebenaran adalah kebenaran. Kami hanya menyuarakan kebenaran, dan kebenaran itu lincah seperti air. Jika terhalang batu, ia akan mengambil jalan lain. Jika dibendung, ia akan berkumpul hingga cukup banyak dan akhirnya melimpah dari dinding yang menghadang.
Jika Anda berusaha memenjarakan kebenaran yang terus mengalir dalam suatu wadah, maka niscaya kebenaran itu akan menekan ke segala arah, dan semua dinding pun akan runtuh.
Anda bisa menghina Rasul kami dengan berbagai gambar yang tak pantas, tapi semuanya hanya akan berakhir mengenaskan bagi para penghujat. Di negeri penghujat Rasulullah saw. itu, lima ribu eksemplar Al-Qur’an telah terjual dalam lima bulan saja. Anda bisa menyebarkan kabar bohong apa pun tentang kami, namun hal itu hanya akan mendorong semua orang untuk mengenal kami lebih jauh.
Ini adalah kabar buruk bagi kalian, karena siapa pun yang mempelajari Islam dengan baik niscaya hatinya akan tersentuh. Teruskanlah makar ini, dan kami akan tetap menjadi pemenangnya!
Anda bisa mengajak semua orang untuk memerangi kami, namun kebenaran akan sampai juga pada telinga-telinga yang tetap terbuka.
Kalian bisa membumi-hanguskan negeri-negeri kami, namun Islam akan sampai juga di negeri kalian.
Cepat atau lambat, negeri kalian akan menerima Islam dengan tangan terbuka, karena kebenaran akan selalu menyentuh hati manusia yang cenderung pada kelembutan.
Kami ini Muslim. Kamilah yang akan memenangkan pertarungan, jika memang Anda bersikeras untuk bertarung.
Tapi jangan khawatir, karena kami tidak merasa perlu memaksa Anda masuk ke dalam barisan kami. Cukuplah dengan menjadi teman yang baik, dan semuanya akan baik-baik saja. Allah SWT tidak melarang kami berteman dengan siapa pun yang tidak memerangi kami.
Kepada semuanya, kami sampaikan salam hangat persahabatan: bukalah pintu hati kalian untuk kebenaran, dan ia akan datang dengan berbagai cara yang belum pernah kalian bayangkan sebelumnya.
Kami adalah tangan-tangan yang saling berpegangan dan saling menjaga satu sama lainnya. Kami adalah dahaga yang saling mendahulukan.
Kami adalah tubuh-tubuh yang saling menyelamatkan. Kami adalah lidah-lidah yang saling menghibur dan hati yang saling mencemaskan.
Suatu saat nanti, kami akan menjadi dominan di dunia dan menjaga semua makhluk Allah. Jika agama non-muslim di dunia tetap ada dan menjadi minoritas, anda tak perlu khawatir. Kami akan selalu menjaga kaum yang minoritas, karena itu adalah ajaran kami.
Walau kami selalu difitnah dan dimusuhi oleh orang-orang pengacau di dunia ini, namun sejak dulu kami selalu mencintai ketentraman dan kedamaian di dunia dan akhirat.
Kami adalah Muslim. Kami akan menang.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sabtu, 28 April 2012

Abdul Raheem Green: Ku Menemukan Tujuan Hidup dalam Islam


REPUBLIKA.CO.ID, ‘’Apa tujuan hidup di dunia ini?’’

Pertanyaan yang terus berkecamuk dalam hati Abdul Raheem Green itu telah mengantarkannya pada sebuah pencarian spiritual. Bagi sebagian orang, manusia hidup untuk menjadi kaya. Namun, Green tahu itu bukanlah jawaban yang sebenarnya.

‘’Benarkah menjadi kaya akan membuat seorang bahagia?’’ tanyanya dalam hati.

Ternyata kekayaan tak berbanding lurus dengan kebahagiaan. Banyak orang kaya di dunia ini, tapi mereka tak merasakan kebahagiaan. Tak mudah bagi Green untuk menemukan jawaban tentang tujuan hidup di dunia ini.

Ia mencari jawaban atas pertanyaannya melalui jalur spiritual. Ia sempat berganti-ganti agama untuk mendapatkan jawabannya. Namun, beberapa agama yang sempat disinggahinya tak mampu memberikan jawaban. Di akhir pencariaannya, ia berkenalan dengan Islam.

Hati Green pun terpikat kepada Islam. Agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW itu mampu memberinya jawaban atas pertanyaan yang selalu mengusik kehidupannya. Lantas bagaimanakah Islam menjawab pertanyaan seorang pria bernama Green?

Green terlahir dalam sebuah keluarga yang menganut Katholik Roma. Keluarganya sangat patuh terhadap ajaran agama. Ayahnya seorang tentara dan ibunya adalah seorang polisi di salah satu kota di Inggris.

Kedua orangtuanya bersepakat untuk membesarkan buah hatinya dengan agama nilai-nilai agama. Mereka memasukkan Green ke sekolah asrama Katholik. Sekolah asrama itu cukup terkenal di Inggris. Green pun cukup senang belajar di sekolah tersebut.

Selain menimba pelajaran umum, Green dan murid-murid lainnya harus mengikuti pelajaran, agama seperti membaca Alkitab dan sejarah-sejarah Kristen. Awalnya, tidak ada masalah yang berarti bagi Green ketika belajar di sekolah asrama Katholik itu. Semua mulai berubah, ketika ia berpikir tentang Tuhannya, Yesus.

Green berpendapat sosok Tuhan tidak mungkin bisa mati. Ia juga berpikir bagaimana mungkin seorang Tuhan memiliki seorang ibu. “Kalau Tuhan memiliki ibu, maka ibunya adalah Tuhan dari Tuhan,” pikirnya. Hal ini mengganjal terus hingga ia dewasa.

Ia tidak dapat menerima kenyataan itu. Lalu, Green berusaha mencari tahu mengapa Tuhan memiliki seorang ibu. Akan tetapi, ia tidak menemukan jawaban atas pertanyaannya itu. Orang-orang yang ia tanya tidak dapat menjawabnya.

Mereka hanya meminta Green untuk mempercayai dan mendengarkan apa yang diajarkan padanya. Namun, rasa ingin tahunya lebih besar daripada rasa takutnya. Green tidak mau menyerah. ‘’Apabila orang lain tidak dapat menjawabnya, maka aku akan mencari sendiri jawabannya,’’ ujar Green.

Ketika usianya semakin beranjak dewasa, pertanyaan lain muncul dalam hidupnya. ‘’Apakah yang menjadi tujuan dalam hidup ini? Apakah hidup itu hanya seperti memiliki pekerjaan bagus, hidup yang normal dan indah serta uang yang banyak? Apakah kehidupan itu seperti itu? Lalu bagaimana dengan kematian?’’

Ia amat yakin sekali bahwa kehidupan yang dijalaninya tak semata untuk mengumpulkan uang, memiliki keluarga, dan menjalani kehidupan monoton sepertu yang banyak dilakukan orang sekarang. Green meyakini ada sesuatu yang lebih dari itu.

Karena tidak menemukan jawabannya dalam Katolik yang dianutnya sejak lahir, Green mencoba mencarinya dalam agama Buddha. Ia mencari tentang kehidupan di agama Shidarta Gautama itu.

Green mempelajari banyak hal dalam Buddha. Meskipun banyak orang menganggap Buddha bukanlah sebuah agama, ia menemukan banyak nilai-nilai positif di dalamnya. Akan tetapi ia tidak menemukan adanya Tuhan dalam agama tersebut. “Meski begitu, saya tetap mempercayai adanya Tuhan, karena saya tahu Dia ada,” kata Green.

Buddha mengajarkan bahwa hidup itu adalah penderitaan. Manusia harus mencari jalan keluar sendiri untuk melepaskan diri dari penderitaan dan mencapai nirwana. Green merasa hal ini tidaklah sesuai dengan hatinya. Memang, ia menemukan banyak ajaran-ajaran baik dalam Buddha.

Tapi kalau hidup yang penuh penderitaan? Green harus berpikir ulang. Ajaran Buddha tidak lagi membuat perasaannya tenang dan Green tidak menemukan jawaban dari pertanyaan fundamentalnya: ‘’Mengapa manusia ada di bumi?’’

Tak puas dengan apa yang ia dapatkan di ajaran agama lain, Green sempat memutuskan untuk membuat agamanya sendiri. Ia mengombinasikan agama-agama dan filosofi yang ia pelajari selama ini menjadi satu dan membuatnya menjadi ‘agama Green’.

“Dan masa-masa itu menjadi pengalaman spiritual terburuk dalam hidup saya,” kenangnya.

Karena tidak menemukan kebenaran juga, Green mulai berpikir mungkin memang tidak ada agama yang benar di dunia ini. Mungkin semuanya memang seperti ini adanya dan ia harus menerima itu. Barangkali di dunia ini tidak ada jawaban yang dapat membuatnya paham mengenai apa yang harus manusia lakukan di dunia dan apa tujuan manusia dilahirkan.

Sempat ia hampir menerima kenyataan bahwa tujuan dalam hidup ini hanyalah mencari uang dan menumpuk kekayaan. Masalahnya, Green bukanlah kaya dan dia belum cukup kaya untuk mencapai ‘tujuan hidup’ yang ia maksud. Ia harus banyak belajar dari orang-orang yang bisa menghasilkan banyak uang.

Ia mengetahui orang Arab sangatlah kaya karena minyak yang dihasilkannya. “Mereka tinggal mengatakan Allahuakbar, lalu uang muncul di depan mereka. Semudah itu,” kata dia.

Terpikir pula olehnya agama yang dianut orang-orang Arab, yakni Islam. Agama ini belum pernah disentuh Green sebelumnya. Karena penasaran, akhirnya Green mempelajari terlebih dahulu agama yang berasal dari Timur Tengah ini, sebelum ia memutuskan untuk menjadi kaya.

Green membeli sebuah terjemahan Alquran di toko buku dan membacanya. Green membacanya berkali-kali dan menemukan ada yang tidak biasa dalam buku tersebut. Green merasa buku ini tidak ditulis oleh sembarang orang. Dari situ Green mulai mempelajari tentang Islam.

Perlahan-lahan ia mulai menyadari bahwa Islam adalah agama yang menjawab semua pertanyaannya. Islam memberinya pedoman dalam kehidupan dan memberikan cahaya pada setiap jalan yang ia tempuh.

Islam juga menjawab pertanyaan Green mengenai Tuhan. Tuhan adalah satu dan ia tidak memiliki ibu juga tidak mati. Tuhan adalah pencipta seluruh alam dan melalui para nabi Tuhan menyampaikan apa yang perlu manusia lakukan di dunia dan apa yang tidak boleh mereka lakukan.

“Saya menyadari buku ini berasal dari Tuhan. Dia telah memberikan jawaban atas pertanyaan saya selama ini.” Ia juga menemukan jawaban atas tujuan hidup di dunia ini, yakni untuk beribadah dan menyembang Sang Khalik, demi mendapat kehidupan yang abadi di Hari Akhir.

Kini, Green berkhidmat dalam Islam. Ia mempelajari Islam dan menyebarkannya. Dakwah adalah jalan hidupnya.

Jumat, 20 April 2012

Ganjaran Solat Subuh


RASULULLAH SAW bersabda maksudnya:
“Sesiapa yang menunaikan solat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah SWT. Kerana itu, janganlah kamu mencari jaminan Allah SWT dengan sesuatu (selain daripada solat), yang pada waktu kamu mendapatkannya, lebih-lebih lagi ditakuti kamu tergelincir ke dalam api neraka.” (Hadis riwayat Muslim)
Muhammad Abdur Rauf al-Munawi dalam kitabnya at-Ta’arif menegaskan, as-Subhu atau as-Sabah adalah permulaan siang hari, iaitu ketika ufuk berwarna merah jingga di langit tertutup oleh tabir matahari. Adapun solat Subuh ibadat yang dilaksanakan ketika fajar siddiq dan berakhir pada waktu matahari terbit.

Solat Subuh memiliki banyak daya tarikan kerana kedudukannya dalam Islam dan nilainya yang tinggi dalam syariat. Banyak hadis mendorong untuk melaksanakan solat Subuh serta menyanjung mereka yang menjaga dan mengerjakannya.
Rasulullah SAW mengetahui waktu Subuh adalah waktu yang sangat sulit dan payah untuk bangun dari tidur. Seorang Muslim bila dibiarkan begitu saja (tertidur), akan memilih untuk merehatkan dirinya sampai terjaga hingga terbit matahari dan meninggalkan solat Subuh, atau ‘Subuh gajah’, iaitu dikerjakan solat Subuh tidak pada waktunya yang betul.
Rasulullah SAW mengkhususkan solat subuh dengan beberapa keistimewaan tunggal dan sifat tertentu yang tidak ada pada solat lain. Banyak keutamaan dan kelebihan yang didapati di waktu subuh.
Salah satu keutamaannya adalah Rasulullah SAW mendoakan umatnya yang bergegas dalam melaksanakan solat Subuh, sebagaimana disebutkan dalam hadis:
“Ya Allah, berkatilah umatku selama mereka suka bangun subuh (iaitu mengerjakannya).” (Hadis riwayat Termizi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah)
Jika Rasulullah SAW yang berdoa, maka tidak ada hijab di antara Baginda dengan Allah SWT kerana Baginda sendiri adalah orang yang secara jasadiyah paling dekat dengan Allah SWT.
Waktu Subuh adalah waktu yang paling baik untuk mendapatkan rahmat dan keredaan Allah SWT. Allah SWT berfirman maksudnya:
“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keredaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling daripada mereka kerana mengharapkan perhiasan duniawi, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya sudah Kami lalaikan daripada mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melampaui batas.” (Surah al-Kahfi, ayat 28)
Keutamaan solat Subuh diberikan ganjaran pahala melebihi keindahan dunia dan seisinya, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam at-Termizi:
“Dari Aisyah telah bersabda Rasulullah SAW, dua rakaat solat Fajar pahalanya lebih indah daripada dunia dan seisinya.”
Begitulah keistimewaan solat Subuh. Apakah yang menghalang kita untuk menyingkap selimut dan mengakhiri tidur untuk melakukan solat Subuh? Bukankah solat Subuh menjadi bahagian yang begitu besar kemuliaannya dibandingkan dunia dan seisinya?
Diriwayatkan Muslim daripada Usman bin Affan berkata, Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“Barang siapa yang solat Isyak berjemaah maka seolah-olah dia telah solat setengah malam, barang siapa solat Subuh berjemaah, maka seolah-olah dia telah melaksanakan solat malam satu malam penuh.” (Hadis riwayat Muslim)
Solat Subuh adalah sumber daripada segala cahaya di hari kiamat. Di hari itu, semua sumber cahaya di dunia akan padam. Matahari akan digulung, ibadat yang akan menerangi pelakunya.
Diriwayatkan daripada Abu Musa al-Asyaari, dia berkata Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“Barang siapa yang solat dua waktu yang dingin, maka akan masuk syurga.” (Hadis riwayat Bukhari)
Dua waktu yang dingin itu adalah solat Subuh dan Asar.
Mereka yang menjaga solat Subuh dan Asar dijanjikan kelak di syurga akan melihat Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Baginda berkata,
“Sungguh kamu akan melihat Rabb (Allah), sebagaimana kamu melihat bulan yang tidak terhalang dalam memandangnya. Apabila kamu mampu, janganlah kamu menyerah dalam melakukan solat sebelum terbit matahari dan solat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
Rasulullah SAW memberi janji, apabila solat Subuh dikerjakan, maka Allah akan melindungi siapa saja yang mengerjakannya seharian penuh. Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:
“Barang siapa yang menunaikan solat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka janganlah cuba-cuba membuat Allah membuktikan janji-Nya. Barang siapa yang membunuh orang yang menunaikan solat Subuh, Allah SWT akan menuntutnya, sehingga Allah SWT akan membenamkan mukanya ke dalam neraka.” (Hadis riwayat Muslim, at-Termizi dan Ibn Majah)
Semoga kita tetap menjaga dan memelihara solat Subuh seperti dijanjikan Allah. Bergegas bangun tidur apabila terdengar laungan azan berkumandang untuk segera mengerjakan solat Subuh.

Fadhilat Surah Al-Kahfi


Soalan :
Adakah kelebihan membaca surah Al-Kahfi pada hari jumat ? :




Jawapan :
Al-Qur`an adalah kitab suci umat islam yang memiliki kelebihan dari seluruh kitab-kitab yang lain sebelumnya, membaca Al-Qur`an diniliai suatu ibadah yang besar walaupun orang tersebut tidak memahaminya, diantara surah-surah yang memiliki kelebihan dan keistimewaan dalam membacanya adalah surah Al-Kahfi, demikian juga surah Al-Kahfi memiliki kelebihan dan keistimewaan jika dibaca pada hari Jumaat.
Surah Al-Kahfi adalah surah Al-Makkiyah yang memiliki seratus sepuluh ayat, begitu banyak hadits-hadits yang telah menceritakan kelebihan surah ini, sebahagian hadits yang datang dari Rasulullah SAW adalah apa yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam kitab Shahihnya :
Ertinya : Seorang lelaki sedang membaca Surah Al-Kahfi, di sisinya seekor kuda yang terikat dengan dua tali, maka awanpun datang menyelubungi, mendekat dan menghampiri, sehingga kuda lari terkejut, manakala dipagi hari beliau mendatangi Nabi SAW, dan menceritakan kejadian tersebut, maka bersabda Nabi : Itu adalah ketenangan yang turun disebabkan bacaan Al-Qur`an, ( H.R Bukhari, kitab Fadha`il Al-Qur`an, bab Fadhli Al-Kahfi, halaman : 898)
Ertinya : Rasulullah bersabda: Barang siapa yang membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jum`at, Mkan Allah akan meneranginya dengan cahaya dari jum`at yang dia baca kepada jum`at yang brikutnya. ( H.R Baihaqi)
Ertinya : Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jum`at, maka Allah akan meneranginya dengan cahaya diantara dua kali jum`at. ( H.R Hakim didalam Mustadrak)
Ertinya : Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jum`at, maka Allah akan meneranginya dengan cahaya diantaranya dan Bait `Atiq.
Ini sebahagian hadits yang menceritakan tentang kelebihan membaca surah Al-Kahfi.
Marilah bersama-sama menghidupkan salah satu sunnahRasulullah SAW ini.

Fadhilat Wudhu’

  • 0digg

  • 5253
     
    Share

Assalamualaikum wbt..
Wudhu’?? Rasanya ramai antara kita yang memang sudah mahir dan pakar dalam bab ni memandangkan kita memang sudah di ajar dari kecil mengenai perkara ini. Tetapi suka untuk dikongsi bersama sebagai satu peringatan. Mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi kita pelajar oversea untuk ke kelas dalam keadaan berwudhu supaya jimat masa dan senang untuk solat terutamanya bila waktu solat sangat singkat. Tidaklah salah untuk mengekalkan wudhu yang masih ada tetapi alangkah elok kalau kita membiasakan diri untuk berwudhu setiap kali hendak solat walaupun belum batal kerana itu adalah yang tebaik. Mungkin ada pengecualian pada tempat-tempat tertentu yang susah untuk berwudhu ataupun sewaktu kita sedang bermusafir. Lagi satu, mungkin juga kita cenderung untuk memelihara wudhu disebabkan keadaan sekarang yang sangat sejuk dan nak sentuh air untuk berwudhu pun macam agak susah. Dan saya teringat kata-kata seorang kawan, dia kata kita sepatutnya bersyukur kerana kita telah diberi kelebihan oleh Allah untuk hidup di bumi Ireland yang sejuk ni. Mungkin dengan usaha kita yang ikhlas untuk berwudhu dan usaha utntuk melawan perasaan malas itu mendapat ganjaran yang besar di sisiNya, insyaAllah.


 
Saya pernah dengar bahawa setiap kali kita berwudhu akan gugur dosa-dosa kecil. Jadi, sama-samalah kita fikirkan. Tidakkah kita mahu dosa kita di hapuskan dengan hanya mengambil wudhu yang sempurna. Sesungguhnya wudhu yang sempurna bukan hanya menjamin solat diterima tetapi juga boleh menghapuskan doa-dosa selagi tidak melakukan syirik.
Rasulullah saw bersabda :
“Dari Abu Hurairah berkata: telah bersabda Rasulullah saw: Apabila seseorang hamba muslim atau mukmin berwuduk maka setelah ia membasuh wajahnya, keluarlah dari wajahnya segala dosa yang telah dilihat oleh kedua matanya melalui air atau bersama titisan air yang terakhir. Ketika membasuh kedua tangannya keluarlah dari kedua tangannya bersama air atau titisan air yang terakhir. Sewaktu ia membasuh kakinya setiap dosa yang dilangkah oleh kedua kakinya bersama air atau bersama air terakhir sehinggalah setelah ia selesai berwuduk ia bersih dari dosa-dosanya.” (Hadis Riwayat Muslim)
Selain daripada itu, antara fadhilat lain wuduk ialah mengangkat darjat manusia.
Diriwayatkan daripada Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:
“Sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda: Sukakah kamu semua sekiranya aku tunjukkan kepada kalian akan amalan yang dapat menghapuskan kesalahan-kesalahan dan mengangkat beberapa darjat kalian? Mereka menjawab: Ya, wahai Rasulullah. Maka Baginda saw pun bersabda: Iaitu (antaranya) menyempurnakan wudhu walaupun dalam keadaan yang tidak disenangi (seperti kesejukan dan sebagainya).” (Hadis riwayat Muslim)
Seterusnya, wudhu dapat memberi cahaya di akhirat.
“Sesungguhnya umatku dipanggil pada Hari Kiamat dalam keadaan bercahaya wajah-wajah, tangan-tangan & kaki-kaki mereka kerana bekas wudhu.” (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Pernahkah kita dengar bahawa wudhu dapat membuka ikatan syaitan? Ya, Rasulullah ada bersabda bahawa ikatan syaitan pada manusia akan terlerai dengan wudhu.
“Dari Abu Hurairah, beliau meriwayatkan dari Rasulullah saw, bahawa syaitan mengikut manusia ketika tidur di malam hari, dengan tiga ikatan. Kemudian Rasulullah saw memberitahu cara untuk merungkai ikatan tersebut, dalam sabda Baginda saw: Sekiranya dia (manusia) bangun (dari tidurnya), dan mengingati Allah, bebaslah satu ikatan. Sekiranya dia berwudhu pula, bebaslah satu ikatan lagi, dan sekiranya dia bersolat, bebaslah satu ikatan lagi. Maka dia akan menjadi segar dan baik dirinya. Sekiranya dia tidak melakukannya (berzikir, wudhu, dan bersolat), maka dia akan menjadi buruk dan pemalas.” (Hadis riwayat Al-Bukhari)
Subhanallah, betapa besar dan istimewanya ganjaran berwudhu. Tak susahkan?? Sesungguhnya islam itu sangat mudah. Jadi, saya ingin menyeru kepada semua dan diri sendiri juga untuk rajin-rajinkalah diri kita untuk berwudhu. Basahkanlah anggota badan kita dengan wudhu. InsyaAllah segala usaha kita untuk berwudhu dan menyucikan diri mendapat ganjaran yg besar daripada Allah.
Firman Allah:
“…Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang bersih” (Al-baqarah : 222)
Sekadar ini sahaja perkongsian untuk kali ini. Semoga kita dapat mengamalkannya.

15 Fakta Tentang Bruce Lee yang Mungkin Tidak Banyak Diketahui

blog-apa-aja.blogspot.com

1. Bruce Lee memiliki cacat bawaan: kaki yang panjang sebelah dan testis yang besar sebelah.


2. Bruce Lee sebenarnya pake kacamata yg cukup tebal, dan dia menggunakan soft lens. Ternyata di Amerika soft lens udah ada dari jaman dahulu.


3. Bruce Lee bukan 100% Chinese, ibunya Grace Lee adalah blasteran chinese & german, jadi bisa dikatakan Bruce Lee memiliki 1/4 darah Jerman.


blog-apa-aja.blogspot.com


4. Bruce Lee pertama kali tampil dalam film pada umur 3 bulan. Ia dibawa ayahnya, seorang yg cukup terkenal dalam Chinese Opera untuk tampil pada film pertamanya.


5. Dalam suatu lelang, sebuah surat tulisan tangan Bruce Lee untuk memotivasi dirinya sendiri dgn judul "My Definite Chief Aim" terjual seharga US$29,500.


6. Kecepatan pukulan Bruce Lee adalah 1/500 detik dari jarak sekitar 1 meter ke targetnya.


7. Bruce Lee seorang yang sangat kuat untuk ukurannya, dia dapat melakukan pull up 50 kali dgn satu tangan. Bolo Yeung (aka Chong Li) yang segitu gede tidak pernah menang panco lawan Bruce Lee.


blog-apa-aja.blogspot.com


8. Bruce Lee dapat melakukan push up dgn satu tangan hanya dgn 2 jari (telunjuk dan jempol) dan terkadang dengan dua tangan, namun hanya menggunakan jempol saja.


blog-apa-aja.blogspot.com


9. Bruce Lee mempopulerkan teknik 'one inch punch' yaitu tinju dari jarak 1 inci, dan pada satu turnamen karate, dia mempraktekannya pada seorang juara judo asal Jepang yang memiliki berat sekitar 100 kg. Di sini terlihat pejudo itu ditinju dari jarak 1 inci sampai terangkat kedua kakinya dari lantai.


blog-apa-aja.blogspot.com


10. Pada umur 13 tahun Bruce Lee berguru pada Yip Man untuk belajar Wing Chun karena pada waktu itu ia ikut geng dan sering berantem dengan geng lain. Ia berpikir kalau teman-teman gengnya sedang tidak bersamanya, bagaimana jika ia diserang ramai-ramai.


11. Ada tiga murid Bruce Lee yg pernah memenangkan World Karate Champion: Chuck Norris, Joe Lewis dan Mike Stone.


12. Di Amerika Bruce Lee mengajarkan kung fu kepada semua ras dengan tidak pilih-pilih, dan karena itu dia ditantang oleh perguruan kung fu lain dengan tuduhan membocorkan rahasia Chinese Martial Art kepada ras lain.


Bruce Lee menerima tantangan itu dan menghajar wakil dari perguruan tersebut dalam waktu 3 menit. Bruce Lee kecewa, menurut dia perkelahian haruslah berlangsung lebih lama lagi. Dari sini dia mulai berlatih lebih keras lagi, dan menemukan konsep "Jeet Kune Do".


13. Film Dragon The Bruce Lee Story yang diperankan Jason Scott Lee adalah film yang sangat tidak akurat dalam menggambarkan cerita nyata Bruce Lee. Di film itu Bruce Lee ditendang punggungnya, menjadi lumpuh dan harus duduk di kursi roda.


Dalam kejadian nyata, cedera Bruce Lee disebabkan karena ia berlatih dengan beban yang terlalu berat dan menyebabkan cedera tulang belakang, dan sebenarnya dia tidak pernah duduk di kursi roda.


blog-apa-aja.blogspot.com


14. Dalam istirahat dari cedera tulang belakangnya Bruce Lee selama 6 bulan, terciptalah buku "Tao of Jeet Kune Do" yang menjadi best seller.


blog-apa-aja.blogspot.com


15. Beberapa waktu sebelum kematian Bruce Lee, pa qua (sejenis jimat yang dipercaya dapat menangkal evil spirits) pada rumah Bruce Lee jatuh tertiup angin.

Kelebihan Ayat Kursi


Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Sesiapa pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi, Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya.”
  1. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi Jumaat, kemudian berwuduk dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan kejahatan pembesar.”
  2. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi Muhammad.”
  3. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta perlindungan Allah daripada gangguan serta hasutan syaitan.”
  4. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah, akan terhindar daripada pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri daripada memasuki rumah.”
  5. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan memberikan keselamatan ketika dalam perjalanannya.”
  6. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyuk, insya Allah, boleh menyebabkan syaitan dan jin terbakar.”
  7. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Jika anda berpindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda menduduki rumah itu eloklah anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gangguan lahir dan batin.”
  8. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.”
  9. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam lindungan Allah hingga sembahyang yang lain.”
  10. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, tidak menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya & ahli rumah2 di sekitarnya.”
  11. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap-tiap sembahyang Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur, perbuatan-perbuatan orang yang benar, pahala Nabi-nabi, juga Allah melimpahkan padanya rahmat.”
  12. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.”
  13. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wa jalla akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.”
  14. Rasullullah SAW bersabda bermaksud: “Barang siapa yang membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya.”